Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan

Buat Kamu yang Suka Traveling pakai Pesawat, Jangan Lagi Upload Foto Boarding Pass Kamu ke Sosial Media! Ini Alasannya!


Pikir ulang sebelum kamu mengupload boarding pass pesawatmu ke sosial media, banyak hal tak terduga yang justru bisa membahayakan dirimu sendiri

Maraknya dunia sosial media saat ini membuat setiap orang berlomba untuk memposting sesuatu yang menurut mereka patut dibanggakan. Termasuk mengunggah foto boarding pass, dengan tujuan memperlihatkan ke teman-teman tentang perjalanan mereka mendatang

Namun tahukan kamu hal itu bisa membahayakan perjalanan yang telah direncanakan. Dilansir dari Bright Side, seorang spesialis keamanan udara bernama Steve Hui memutuskan untuk membagi informasinya tentang bahaya mengunggah boarding pass ke sosial media.

1. Boarding pass mengandung informasi jauh dari yang kamu pikirkan.

Bukan hanya menampilkan tentang dan di mana kamu akan terbang, tapi boarding pass juga memberikan akses ke beberapa informasi yang sangat rahasia. Informasi tersebut dapat mengubah atau membatalkan pemesanan kamu.

Ada beberapa informasi penting pada boarding pass yang harus kamu tahu, seperti nama, nomor tiket dan barcode. Dengan demikian jika kamu mengunggah foto boarding pass kamu, betapa mudah bukan seseorang untuk mengakses informasi perjalanan kamu?

2. Seseorang dapat dengan mudah untuk mengakses perjalanan kamu.


Gambar tersebut diunggah oleh penumpang Virgin Australia yang terbang di Delta Airlines. Delta menerbitkan sejumlah informasi yang menakjubkan, termasuk jumlah e-ticket atau pemesanan referensi, nomor frequent flyer, dan bahkan berapa banyak tas saat check-in.

Steve menguji seberapa rentan sistem itu dan menuju ke situs Delta. Di bawah “Manage My Booking”, untuk mengaksesnya dibutuhkan nama penumpang dan nomor e-ticket atau pemesanan referensi. Karena itu semua tercantum di boarding pass, sehingga Steve dapat dengan cepat login ke pemesanan dan melihat semua rincian penumpang.

Jika melihat lebih jauh Steve bisa melihat rincian lengkap tentang tarif dibayar, termasuk tanggal pembelian dan empat digit terakhir dari kartu kredit yang digunakan. Orang dengan pikiran jahat bisa menggunakan informasi yang berpotensi membatalkan atau mengubah penerbangan dan tempat duduk kamu atau menyebabkan masalah lain.

3. Ada yang lebih buruk lagi, yaitu barcode.

Sesuatu yang berbahaya lagi datang dari barcode yang ada di boarding pass kamu. Jika kamu lihat pada boarding pass di atas, meskipun orang tersebut sudah menutupi informasi yang penting tapi dia tidak sadar barcode-nya masih terlihat.

Barcode pada dasarnya berisi semua informasi tentang boarding pass, disimpan dalam format yang mudah dibaca. Kamu mungkin berpikir bahwa komputer bandara adalah satu-satunya perangkat yang dapat membaca ini, tetapi kenyataannya adalah orang dapat membaca barcode.

Tidak hanya mendapat rincian, hal ini juga bisa digunakan untuk tujuan pencurian identitas, dan kamu dapat menderita kerugian keuangan yang besar jika ada orang yang menggunakan metode ini untuk mengambil kendali dari akun frequent flyer.

4. Risiko pencurian identitas.

Berhati-hatilah bahwa risiko pencurian identitas sangat tinggi. Jika kamu masih berniat untuk mengunggah boarding pass, pastikan untuk menutupi atau mengaburkan informasi penting apapun. Ingat ini jauh lebih dari sekedar boarding pass.

Jika kamu ingin memperlihatkan perjalanan kamu kepada teman-teman, masih ada cara lain kok selain foto dengan boarding pass. Misalnya saja tunjukkan foto kamu ketika minum champagne di lounge atau pada saat on board. Jadi kamu harus lebih pintar dan berhati-hati ya!

**
Sumber:sebarin.today

Hati-hati Kalau Bercanda, Ya! Berawal dari Guyonan, Balita ini Renggut Nyawa Adiknya yang Masih Bayi, Miris!


Kebahagiaan memang bisa datang dari mana saja. Bahkan candaan atau jokes receh saja bisa bikin kita ngakak dan nggak berhenti ketawa. Semudah itu sebenarnya untuk bikin mood kita bagus. Nggak cuma melempar candaan-candaan lucu, tapi ada juga yang bahagia ketika berinteraksi dengan anak-anak, terutama balita.

Mereka yang lucu, apalagi masih belum bisa apa-apa, memang menggemaskan dan bisa diuyel-uyel. Sedangkan yang balita bisa diisengi karena mereka masih belum mengerti apa-apa. Nggak sedikit di antara kita yang memang doyan mengisengi anak-anak ini dengan bercanda atau menirukan sesuatu. Namun nggak semua candaan kita dengan anak-anak bisa ditolerir lho, mengingat mereka masih lugu dan sangat polos. Seperti kejadian yang satu ini. Berawal dari bercanda, seorang balita nggak sengaja membunuh adiknya.

Seorang warganet membagikan cerita tentang kejadian memilukan yang dialami oleh sebuah keluarga


Pengguna Facebook dengan akun bernama Mega Wati membagikan cerita yang sangat memilukan. Ia mengaku kalau ini terjadi di kompleks dekat rumahnya. Mega menceritakan bahwa ada seorang balita berusia 4 tahun yang membunuh adik bayinya. Ia menginjak-injak tubuh sang adik hingga meregang nyawa. Dan alasannya karena sang balita mengira ibunya lebih sayang pada adiknya. Hal itu juga disebabkan ketika ibunya hamil sang adik, balita tersebut mendengar kalau ayah-ibunya nanti nggak sayang lagi sama dia ketika si adik sudah lahir.

Dari saat sang ibu masih hamil, orang2 pada bilang ama si abang : ibu bapak kamu udah ga sayang ama kamu lagi, kan sudah ada adik baru. Karena terus menerus mendengar hal itu dan takut dibuang, terjadilah hal tersebut.
Mungkin pikirnya : sekarang aku ga akan dibuang karena sudah ga ada adik lagi.
Sekarang sang anak harus hidup sebagai orang yang membunuh adik kandungnya. Dan coba bilang, apa yang harus dilakukan sang ibu ? Setiap kali dia melihat anak laki2nya, dia akan mengingat anak perempuannya yang dibunuh anak laki2nya sendiri. Dan orang2 yang nakut2in anak laki2 itu ? Dapat gosip baru.
Apa susahnya bilang : ‘wah, HEBAT ya, kamu sudah mau jadi abang lho, jaga adikmu baik2 ya’ instead of ‘kamu itu udah ga disayang, udah mau dibuang, tuh udah ada dedek baru’
Sebaik apapun kamu, kalau mulutmu berbisa, kamu bukan orang baik.
If you cannot say something good, then please don’t say anything at all.

Ternyata nggak cuma sekali insiden ini terjadi, beberapa warganet lain juga membagikan pengalaman mereka karena ulah bercandaan tersebut.

cerita tersebut tentu saja menyayat hati, terutama bagi para orang tua. Dan nyatanya, nggak cuma sekali itu saja kejadian yang diakibatkan oleh candaan tersebut terjadi. Beberapa warganet lain juga membagikan cerita mereka. Bahkan ada yang pernah mengalaminya sendiri. Hal tersebut terjadi karena sang kakak merasa cemburu pada adiknya yang baru lahir. Mereka yang masih polos tersebut tentu nggak bakal mengerti kalau perbuatannya bisa menghilangkan nyawa seseorang, terlebih bayi. Dan penyebab anak-anak ini cemburu tentu salah satunya karena ada omongan dari orang-orang sekitarnya bahwa nanti ia nggak bakal disayang lagi karena sudah ada sang adik yang akan menggantikan posisinya.

Anak-anak tentu nggak bisa membedakan mana yang candaan atau nggak, mereka percaya saja dengan apa yang ia dengar. Jadi sudah kewajiban kita buat nggak melakukan ini lagi, meski cuma bercanda

Kita kerap kali lupa bahwa bercanda kita nggak sesuai pada tempatnya. Entah karena memang iseng belaka, atau memang nggak peduli dengan siapa kita bercanda, dampak yang diakibatkan kadang ngga main-main. Mulai dari ada yang sakit hati karena tersinggung, sampai ada korban meninggal seperti ini. Mirisnya, hingga kini masih ada di antara kita atau lingkungan kita yang bercanda sejauh itu pada anak-anak.

Memang maksudnya hanya menggoda sang anak, tapi nggak jarang hal tersebut dipercaya oleh sang anak sendiri sehingga ia nggak terima dengan keberadaan sang adik. Dan ketika orang tua lengah, mereka pun mulai melampiaskan rasa kesal mereka karena benar-benar merasa kalau akan digantikan oleh sang adik. Kita lupa kalau mereka itu sangat polos dan lugu. Masih belum bisa membedakan mana yang bercanda dan serius.

Seperti kata Mega Wati dalam unggahannya:

Sebaik apapun kamu, kalau mulutmu berbisa, kamu bukan orang baik. If you cannot say something good, then please don’t say anything at all.

Jadi, yuk, mulai sekarang semakin dijaga omongannya, termasuk yang katanya bersifat bercanda itu.

**
Sumber:ijinshare.co

Ijazah Gak Terpakai Jadi Bungkus Cabe Pada Tukang Sayuran, Ternyata Nilainya Bikin Netizen Salah Fokus..


Membeli sayur tentu menjadì kebutuhan tìap harì yang harus dìpenuhì.Membelì beragam sayur dengan bumbu masak tuk menu makan keluarga.Tak jarang pedagang sayur menjajakan daganganya dengan bukus plastìk.Sedangkan tuk memìsahkan bumbu satu dengan laìn cukup menggunakan kertas.

Kertas yang dìgunnakan pun beragam darì koran bekas, buku tulìs bekas, hìngga lembar kerja sementara yang tak terpakaì.Kertas yang sudah tak terpakaì ìtu dìgunakan banyak pedagang sayur tuk membungkus dagangannya.

Tetapì apa yang dìdapatkan seorang ìnì ketìka membelì cabe dì luar dugaan.Awalnya prìa ìnì tak merasa aneh ketìka membelì cabe yang dìbukus pakaì kertas.

Ketìka sesampaìnya dì rumah dan membuka bungkusannya, sosok ìnì kaget melìhat kertas yang dìgunakan tuk bungkusan cabe tersebut.Rupanya kertas tuk bungkus cabe ìtu merupakan kertas berharga.Kertas bungkus cabe ìtu yaknì surat tanda kelulusan tìngkat SMP tahun 2002/2003.

Pemìlìk surat kelulusan ìtu atas nama Nanang Dwì Pamungkas.Prìa ìtu dìketahuì kelahìran Boyolalì 5 Oktober 1987.Nanang berasal darì SLTP Krìsten 1 Surakarta.Pemìlìk surat ìtu rupanya memìlìkì nìlaì cukup memuaskan dengan rata-rata 7,25.


Surat kelulusan yang dìbuat bungkus cabe ìnì beredar dì medìa sosìal setelah dìunggah akun ìnfo Cegatan Solo pada Jumat (22/6/2018).Akun ìtu menyertakan nomor telepon bagì pemìlìk surat yang merasa kehìlangan.

Mìn..ìnì sya tadì menemukan surat kelulusan buat bungkus cabe. Kalau yg merasa kehìlangan bìsa DM atau hub 085799995191. Mksh. ungkapnya.Sejak dìunggah postìngan ìtu membuat netìzen tak percaya.Netìzen tak menyangka surat berharga ìtu bìsa jadì bungkus cabe.

hafìdz_hanìf: “Hatekkeh percuma sek sekolah nek ngono ku.”
ìqlìmaam: “ìnìlah pentìngnya pengarsìpan.”

Dì antara ìtu netìzen berspekulasì penyebab ìjazah ìtu dìbuang.
Netìzen gagal fokus melìhat nìlaì Matematìka prìa ìnì dan menudìng ìtu jadì penyebab kertas ìtu dìbuang.

wawan_van_java: “Pantas dìbuat bungkus cabe lha nìlaì matematìka aja 4.”
mhype: “Matematìka dapet 4. Buang wae..”
kocjek: “Salfok sama nìlaì matematìka nya.”
vladìmpìl: “Sekolah 3 tahun hasìle go bungkus Lombok , mìrìs.”

**
Sumber :mamacerdas.life

Suami Bingung, “Baru 20 Hari Menikah tapi Sudah Hamil 1 Bulan?” Namun, Dokter Bilang “Ini Penyebabnya”, Pengantin Baru Wajib Baca!

Mawar (Samaran) dan suaminya, Bagus (Samaran) baru saja 20 hari menikah dan Seharusnya masih dalam suasana bulan madu yang mesra. Namun mereka justru mengalami satu hal yang merisaukan pasangan yang baru saja merajut mahligai rumah tangga ini, apa gerangan yang terjadi sebenarnya?

Berawal dari Mawar yang sudah mengalami gejala mual dan muntah-muntah setelah 20 hari merajut asmara bersama, awalnya dikira sakit maag-nya kumat lagi, lalu diberi sedikit obat sakit maag.

Namun beberapa hari kemudian, gejala itu masih muncul lagi. Melihat itu, Dimas suaminya pun berfikiran jangan-jangan mawar hamil, mana mungkin sih, baru berapa hari menikah, kata Mawar. Tapi suaminya tetap saja merasa cemas, lalu mengantar Siska ke rumah sakit.


Dokter memerìksa Mawar melaluì B-Scan, lalu mengucapkan selamat atas kehamìlannya yang sudah berjalan satu bulan. Bukan maìn bahagìanya Mawar mendengar keterangan dokter, lalu segera memberì tahu keluarga dì rumah. Namun, beda dengan Dìmas, suamìnya yang justru merasa galau dengan kehamìlan Mawar, ìstrìnya.

Sepulangnya ke rumah, Dìmas pun mulaì bertanya dengan nada curìga, Dìmas beragumen, baru juga 20 harì bersama, tapì kok bìsa langsung hamìl satu bulan. Jangan-jangan sebelum menìkah dulu pernah melakukan hal yang tak terpujì.

Dìtanya dengan serentetan nada curìga sepertì ìtu, Mawar merasa dìtudìng yang tìdak-tìdak oleh suìamìnya, darì awal sampaì detìk ìnì dìa hanya punya satu teman prìa, yaknì Dìmas, suamìnya.

Demì membuktìkan kejujurannya, keesokannya Mawar pun mengajak suamìnya ke rumah sakìt, dan memìnta dokter menjelaskannya secara jelas.

Setelah mendengar permasalahan pasangan muda ìtu, sang dokter pun tertawa terbahak-bahak.Kemudìan dokter menjelaskan bahwa usìa kehamìlan, bukan dìtentukan darì tanggal terjadìnya pembuahan sperma dan ovum sesasaat setelah berhubungan badan, melaìnkan dìhìtung berdasarkan harì pertama haìd terakhìr-HPHT.

“Bukan berartì setelah berhubungan ìntìm dua mìnggu, kemudìan hamìl satu bulan, lalu langsung berpìkìr ìtu bukan anakmu.” Ujar Dokter menjelaskan.

Akhìrnya Dìmas, suamì Mawar pun paham setelah mendapat keterangan darì dokter, lalu Dìmas pun segera mìnta maaf pada Mawar, tìdak seharusnya mencurìgaì ìstrìnya. Karena sudah mendapat penjelasan dokter, Mawar pun salju tìdak mempermasalahkan lagì dengan suamìnya.

Sebenarnya ketìka dokter melakukan pemerìksaan ìtu dìhìtung berdasarkan harì pertama haìd terakhìr, dan ìnì tìdak sama dengan waktu hubungan ìntìm yang sebenarnya. Karena masa ovulasì adalah setelah perìode menstruasì, maka kehamìlan ìtu juga seharusnya setelah ovulasì.

Mìsalnya, harì pertama harì terakhìr adalah tanggal 1 Maret, berhubungan ìntìm pada 15 Maret, jìka setelah dìperìksa pada 15 Aprìl dan posìtìf hamìl, maka darì sudut pandang dokter, ìtu sudah memasukì 45 harì masa kehamìlan. Jadì, tìdak ada hubungannya dengan waktu berhubungan ìntìm.

Nah, pengantìn baru jangan salah lagì ya.

**
Sumber :bundacerdas.co

WASPADA !!! JIKA KALIAN MELIHAT KUNING TELUR SEPERTI INI, Dan Kebanyakan Orang Tidak Tahu Tentang Hal Ini. Mungkin Ini Adalah Informasi Terbaik Anda


Telur adalah bagian dari hampir semua diet, tapi masih ada sesuatu yang kebanyakan orang masih tidak tahu tentang mereka...

Satu hal yang sering ditemukan dalam telur hal putih, lengket di telur. Jawaban dari apa itu jauh lebih menarik daripada yang Anda pernah berpikir!

Hal ini lengket kuning telur lebih penting daripada yang Anda pikirkan

Hal ini tidak selalu jelas pada pandangan pertama, terutama setelah telur matang. Substansi lengket, putih, terikat untuk telur di sebagian besar telur disebut chalaza. Dan yang akan bahkan seharusnya berada di sana?

Bersantai! Ini adalah benar-benar tanda yang telur segar dan aman dikonsumsi. Biasanya ada satu chalaza pada setiap sisi kuning telur. Mereka bertindak sebagai jangkar yang tetap kuning berpusat di tengah telur, daripada menetap di satu sisi.

Sebagai telur "tua" chalaza menjadi kurang dan kurang terlihat, ke titik di mana jika Anda tidak melihat telur Anda dapat dimanjakan!

Sekarang Anda tahu bahwa Anda harus selalu mencari ini berpikir putih ketika menggunakan telur!

**
Sumber :muslimpedia.xyz

TAHUKAH Anda? Mulai 2017 Sertifikasi Tanah GRATIS Lho! Ini Penjelasannya!


Salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan ketika ingin membeli tanah atau rumah adalah kelengkapan dokumen tanah atau rumah tersebut.

Berapa biaya untuk mengurus sertifikasi tanah selama ini? 

Pastinya bukan ratusan ribu ya. Ya terbilang mahal sekali karena bisa seharga motor. Namun bagi anda yang punya niat untuk mengurus sertifikat tanah, ada kabar baik yaitu di tahun 2017 ini sertifikasi tanah tak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan masyarakat tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun guna menyertifikasi tanah milik mereka.

Kepastian tersebut datang setelah Kementerian ATR/BPN diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menaikkan target sertifikasi dari satu juta menjadi lima juta.

"Nah dengan kebijakan presiden pada 2017 nanti harus lima juta dan untuk biayanya semua ditanggung oleh pemerintah, artinya gratis buat masyarakat tapi negara yang menanggungnya," kata Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN M Noor Marzuki, dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (17/11/2016), dilansir kompas.com.

Kendati demikian, Noor mengakui bahwa dana di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017 hanya cukup untuk sertifikasi dua juta bidang tanah atau sekitar Rp 700 miliar.
Sedangkan total kebutuhan untuk lima juta bidang tanah adalah sebanyak Rp 2 triliun.

"Untuk tiga juta sisanya didapat dari APBD, tanggung jawab sosial perusahaan-perusahaan besar, dan juga memobilisasi perbankan yang memang memiliki kepentingan terkait sertifikasi tanah tersebut," tambah Noor.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyisihkan dana di dalam APBD-nya untuk percepatan sertifikasi tanah di wilayahnya.

Menyusul kesepakatan yang telah ditandatangani antara Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Oktober 2016 silam.

Demikian juga halnya dengan Pemerintah Kota Surabaya yang melakukan percepatan sertifikasi tanah melalui cara menggandeng perusahaan swasta untuk melakukan program tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR).

Setidaknya ada sembilan perusahaan pengembang yang siap membantu sertifikasi tanah di Surabaya.

Kesembilan pengembang itu adalah Ciputra Group, Pakuwon Group, PT Bhakti Tamara, Podojoyo Masyhur Group, PT Dian Permana, PT Trijaya Kartika, Lamicitra Nusantara Tbk, PT Gala Bumi Perkasa, dan Maspion Group.

Bantuan yang diberikan pengembang-pengembang tersebut adalah terkait pembiayaan sertifikasi 6.500 bidang tanah yang ada di wilayah Surabaya.

"Pemda semakin sadar sertifikat itu penting, di Boyolali 40 persen sertifikat 'disekolahkan' ke bank untuk modal, ini sangat penting mengurangi kemiskinan dan menciptakan kemakmuran," ucap Sofyan.

Setelah bekerja sama dengan pemda, nantinya Kementerian ATR/BPN akan berbicara dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi agar anggaran untuk desa bisa dialokasikan bagi sertifikasi tanah di daerah.

**
Sumber :wajibbaca.com

Inilah 14 Ciri Orang Tua yang Rezekinya Susah, Coba Cek di Diri Anda!


Masih ingatkah anda kasus yang menjadi sorotan lantaran orangtua yang menelantarkan anaknya di Cibubur? Setelah mendapat laporan dari masyarakat setempat polisi berhasil menyidik kasus ini dan ternyata orangtua yang berprofesi sebagai sebagai dosen tersebut positif narkoba.

Miris bukan, dalam kondisi ekonomi yang terbilang lebih dari rata-rata masyarakat Indonesia, seorang orangtua bisa menelantarkan anaknya.

Apa orang tua bisa berdosa pada anak?

Tentu saja, jika orangtua menelantarkan anak yang menjadi tanggung jawabnya artinya dia telah berdosa kepada anak-anaknya tersebut.

Dari Abdullah bin Amr ra, Rasulullah SAW bersabda seseorang dikatakan telah cukup berbuat dosa bilamana menelantarkan orang-orang yang menjadi tanggungannya. (H.R. Abu Daud dan Nasa'i).

Jangan beranggapan bahwa mentang-mentang kita ini orang tua bisa memperlakukan anaknya seenak perutnya. Menjadi orang tua itu punya tanggung jawab, bukan hanya melahirkan dan menjadi penyebab lahirnya anak di dunia ini. Tetapi juga harus memenuhi kebutuhannya, makanan, pakaian, rumah tempat bernaung, mainan, kasih sayang, pendidikan. Banyak orang dewasa seolah terpaksa dan tidak siap menjadi orang tua sehingga kebingungan harus memperlakukan anaknya seperti apa?

Apa kaitan menelantarkan anak dengan rezeki? Tentu sangat erat sekali.

Sebelumnya kita pernah membahas ciri-ciri orang yang susah rezekinya secara umum. Kali ini kita akan membahas khusus mengenai orangtua yang karena perilakunya pada anak-anaknya yang tidak sepatutnya menyebabkan rezekinya susah, hidupnya menderita, kalaupun mendapatkan rezeki, kelakuannya membuat rezeki itu tidak berkah.

Inilah ciri-ciri orangtua yang rezekinya susah,yaitu orang tua yang melakukan tindakan sebagai berikut :

1. Memberi makan anak dari sumber yang haram.


Orang tua diperintahkan untuk memberi makan keluarganya dari sumber yang halal dan baik.

2. Menelantarkan anak dengan sengaja.
Seperti halnya kasus orangtua di atas yang dengan sengaja menelantarkan anaknya. Tidak memberi makan, pakaian, pendidikan dan kehidupan yang layak bagi anak-anaknya padahal ia mampu.

3. Mengajak anak pada kesesatan.


Mendidik anak sesuka hati, tanpa memperhatikan yang baik dan benar. Sengaja menjauhkan anak dari agama dan mengikutsertakan anak dalam kegiatan yang bertentangan dengan agama, seperti mengajak serta anak mencuri, merampok, berbohong, begal bahkan mengemis dengan memperalat rasa kasihan orang pada anak-anak.

4. Menghalangi anak belajar agama.
Ada orangtua yang pemahaman agamanya sangat kurang dan menganggap anaknya tidak penting untuk belajar agama. Dia sengaja melarang anaknya untuk ikut pengajian, berbusana yang patut dan pantas, melarang datang ke masjid mendengar ceramah dan melarang anaknya bergaul dengan orang-orang saleh.

5. Membeda-bedakan anak.
Orang tua yang sengaja tidak berlaku adil kepada anak-anaknya, mencintai anak yang satu dibanding anak yang lain termasuk kategori ini. Orangtua dituntut adil pada semua anak-anaknya. Bahkan terhadap anak tiri ataupun anak angkat orangtua tetap harus memperlakukan sama dengan anak kandung.

6. Membunuh anak.
Allah melarang kita membunuh anak dengan alasan miskin karena Allah lah yang akan memberi rezeki mereka lewat orangtuanya. Banyak kasus orangtua yang sengaja membunuh anaknya karena tekanan ekonomi yang semakin berat, sehingga menganggap membunuh anak adalah solusi mengurangi beban ekonominya.

Ada orang tua yang sengaja membunuh bayi yang masih dikandungnya (aborsi) atau yang telah dilahirkannya, ataupun membuangnya ke selokan/tempat sampah karena malu.

7. Menyesali telah melahirkan anak.


Anak dilahirkan untuk dikasihi dan dicintai, dia adalah amanat Allah yang diberikan pada kita. Harusnya kita bersyukur diberi kepercayaan memiliki dan mendidik seorang anak manusia yang nantinya kelak bisa bermanfaat bagi orang lain, negara dan agama.

Banyak orang yang tidak beruntung karena belum dikaruniai anak dari Allah meski telah berupaya sedemikian rupa.

8. Melakukan kekerasan pada anak.


Orang tua yang suka melakukan kekerasan baik kekerasan verbal maupun kekerasan fisik masuk dalam kategori ini. Kekerasan verbal maksudnya suka memaki, mengata-ngatai anak, mengomeli yang membuat anak sakit hatinya, sementara kekerasan fisik yaitu dengan sengaja memukul, menyakiti badan anak sehingga menimbulkan bekas atau luka di badannya.

Satu lagi yang perlu dimasukkan di sini adalah kekerasan seksual termasuk pelecehan maupun perk*saan yang dilakukan orangtua terhadap anaknya, baik anak kandung, anak tiri maupun anak angkat.

9. Mencoret anak dari daftar ahli waris dengan sengaja.
Dalam agama setiap anak memperoleh bagian yang ditetapkan dari harta orangtua yang ditinggalkannya. Tidak boleh orangtua dengan semena-mena menghilangkan hak waris anak, ini juga salah satu tindakan yang tidak adil dari orangtua terhadap anak.

10. Membiarkan anak melakukan keburukan.
Tugas orang tua adalah mendidik anak-anaknya agar mereka bisa berjalan lurus dan tetap dalam koridor. Jika anak ternyata melakukan keburukan adalah tugas orangtua untuk meluruskannya kembali. Jika anak kecanduan narkotika orangtua bisa mengikutkannya rehabilitasi / terapi.

Begitupun jika terlibat kejahatan seperti begal motor, perampokan, perk*saan, orang tua tidak boleh membiarkan anak terus berada di jalan yang salah.

11. Memberikan beban di luar kemampuan anak.
Orangtua tidak boleh memberikan tugas dan tanggung jawab yang berat di luar kemampuan anak. Menyuruh anak mencari nafkah di jalanan sementara orangtua enak-enakan tidur di rumah adalah tindakan tercela.

12. Memberikan nama yang buruk pada anak.
Adalah kewajiban orangtua untuk memberi nama yang baik pada anak. Nama adalah doa. Memberi nama anak yang buruk berarti mendoakan keburukannya, sebagus apapun nama itu kedengarannya.

13. Membiarkan anak diasuh orang non muslim.
Hal ini bahaya karena bisa menjadi murtad dan belajar agama yang lain di luar islam.

14. Melahirkan anak di luar nikah.
Pernikahan adalah salah satu pintu halal untuk melakukan hubungan seksual. Jika hubungan dilakukan di luar pernikahan dan menghasilkan anak, anak itu tetap suci dan bukan anak haram. Yang haram adalah perilaku orang tuanya yang berzina. Zina itu penjauh rezeki.

Semoga kita tidak termasuk orang tua yang susah rezekinya karena mengasuh, mendidik dan memperlakukan anak kita dengan salah. Anak adalah rezeki, titipan, amanat Allah yang harus kita perlakukan sebaik-baiknya, karena kelak di akhirat kita akan ditanya tentang hal itu. Wallahu alam.

**
Sumber :wajibbaca.com
loading...