Istriku Hamil Setelah Bulan Madu, Aku Merasa Sangat Senang, Tapi Istriku Malah Ngotot Ingin Menggugurkan Kandungannya. Setelah Diselidiki, Ternyata...

Istriku Hamil Setelah Bulan Madu, Aku Merasa Sangat Senang, Tapi Istriku Malah Ngotot Ingin Menggugurkan Kandungannya. Setelah Diselidiki, Ternyata...

BacaIntisari - Pernikahan kami berjalan baru sebulan dan semuanya tampak bahagia sampai sekarang. Hari itu, aku melihat istriku sedang duduk diatas ranjang di kamar sambil memandang foto-foto bulan madu kami.

Melihat senyum dan tatapan matanya, aku berkata, "Kalau kamu masih pingin, kita bisa pergi sekali lagi." Dia hanya menjawab, "Pergi pun nggak bisa memperbaiki apapun. Lebih baik kita nggak pergi."

Kebingungan, aku bertanya apa yang terjadi. Dia hanya berkata kalau saat itu dia merasa sangat bahagia. Aku sendiri mengira waktu-waktu bahagia ini akan bertahan selama-lamanya. 


Sebulan kemudian di suatu pagi, aku mendengar istriku tiba-tiba berteriak dari arah kamar mandi. Aku kaget dan langsung mengetuk pintu kamar mandi. Dia bilang tidak ada apa-apa. Dugaan pertamaku adalah, "Mungkin dia hamil..." Dugaanku ini berawal dari sikapnya yang mulai berbeda dan dia yang selalu ingin bertemu dengan sahabat baiknya.

Akhirnya beberapa saat kemudian, aku masuk ke kamar mandi untuk menyikat gigi dan melihat adanya alat pemeriksa kehamilan di tempat sampah, tapi tidak ada kotaknya. Saat itu aku berpikir, mungkin dia ingin mengejutkanku.

Malam itu, aku mendekati dia yang sedang menonton TV, memeluknya lembut dan menggigit apel yang ada di tangannya. Sambil bercanda istriku memintaku untuk mengupas apel sendiri. Saat itu aku teringat akan kata orang kalau wanita hamil harus dijaga dengan baik. Karena itu aku beranjak pergi ke dapur untuk mengambil apel sambil berkata, "Ayolah, aku udah mau jadi papa, jangan pelit begitu." Istriku kemudian tampak agak kaget dan bertanya, "Eh, kamu tahu darimana?"

"Nggak apa-apa jangan pura-pura lagi. Aku udah nunggu hari ini lama banget dan udah agak curiga mungkin kamu sudah hamil.

Mendengar ini, dia menjawab, "Hmm... Mungkin ini bukan saat yang tepat untuk punya anak." Aku tersenyum dan berkata kalau aku sudah punya semuanya dan sudah mempersiapkan semuanya. Dia tidak perlu khawatir. Tapi jawabannya tetap sama. 

Tapi melihat dia yang sangat serius mengatakan kalau ini belum waktunya, emosiku juga sedikit meningkat. Pertama kali jadi ayah bukanlah hal yang gampang dan pastinya sangat menegangkan. 

Akhirnya setelah aku bertanya berkali-kali, dia menjawab, "Aku nggak yakin anak ini punyamu! Sebenarnya waktu bulan madu kemarin, aku sempat berhubungan dengan tour guide kita sekali! Kami teman lama dan dia mantan pacarku. 

Dulu kami saling sayang tapi akhirnya dia meninggalkanku begitu saja tanpa alasan!" 

Aku sedih dan tidak bisa berpikir apapun. Emosiku membludak tapi aku tidak bisa berkata apa-apa. 

Akhirnya suatu hari aku mencari tahu keberadaan dari tour guide kami saat itu dan menjelaskan semuanya kepadanya, bahkan bertanya akan apa yang dia lakukan. Terlalu banyak hal yang terjadi dan aku tidak bisa melakukan apapun. Setelah aku m3mukulnya beberapa kali, aku pergi dan meninggalkan segalanya. 

Terkadang kehidupan cinta yang tenang-tenang saja belum tentu baik-baik saja. Istriku tidak pernah meminta yang aneh, tidak pernah ribut soal apapun, tapi siapa sangka hal ini bisa terjadi. Di dalam hubungan kami ternyata masih ada rahasia.


sumber : cerpen.co.id
Istriku Hamil Setelah Bulan Madu, Aku Merasa Sangat Senang, Tapi Istriku Malah Ngotot Ingin Menggugurkan Kandungannya. Setelah Diselidiki, Ternyata...
4/ 5
Oleh

loading...